Showing posts with label Amalan. Show all posts
Showing posts with label Amalan. Show all posts

Jangan Panggil Mereka dengan Sebutan "Wahabi": Menjaga Kerukunan dalam Keberagaman

Dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam komunitas Muslim, keberagaman pandangan dan praktik ibadah adalah hal yang wajar. Namun, cara kita menyikapi perbedaan tersebut sangat menentukan harmoni dan kedamaian di antara kita. Salah satu hal yang perlu kita perhatikan adalah penggunaan istilah “Wahabi” untuk menyebut kelompok pengikut Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab.

Sebagai seorang Muslim, mari kita berusaha menjaga adab dan etika dalam berkomunikasi dengan sesama, terutama ketika berbeda pandangan. Artikel ini akan membahas pentingnya menjaga kerukunan, menghindari label yang tidak perlu, serta membangun sikap toleransi dalam keberagaman.


Jangan Jadikan Label sebagai Alat Perpecahan

Sebutan “Wahabi” sering digunakan untuk merujuk kepada pengikut Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab, tetapi istilah ini cenderung memiliki konotasi negatif di beberapa kalangan. Padahal, mereka adalah saudara seiman yang memiliki tujuan yang sama: beribadah kepada Allah SWT. Walaupun ada perbedaan dalam cara beribadah atau pandangan tertentu, hal itu tidak seharusnya menjadi alasan untuk merusak ukhuwah Islamiyah.

Sebagai sesama Muslim, kita harus ingat bahwa identitas atau nama kelompok bukanlah dasar untuk membeda-bedakan. Identitas itu adalah sarana untuk saling mengenal, bukan untuk saling menjauhkan. Allah SWT berfirman:

“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.”
(QS. Al-Hujurat: 13)

Dalam ayat ini, Allah mengajarkan bahwa keberagaman adalah bagian dari kehendak-Nya. Maka, kita seharusnya menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk mempererat persaudaraan, bukan sebaliknya.


Menghormati Identitas dan Tradisi Orang Lain

Sebagai contoh, saya pribadi adalah seorang Nahdliyyin (NU), yang termasuk golongan Aswaja (Ahlus Sunnah Wal Jama’ah). Orang-orang yang mengenal saya pasti memahami tradisi-tradisi yang saya amalkan, seperti:

  • Tahlilan, sebagai doa bersama untuk mendoakan orang yang telah meninggal.
  • Sholawatan, bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW.
  • Yasinan, membaca surat Yasin bersama-sama.
  • Ziarah kubur, untuk mengingat kematian dan mendoakan ahli kubur.
  • Istighotsah, memohon pertolongan Allah dalam doa berjamaah.

Tradisi ini umum dilakukan oleh masyarakat NU di berbagai daerah. Namun, saya juga menyadari bahwa tidak semua orang memiliki pandangan yang sama, baik dari golongan NU maupun dari luar NU.

Sebagai seorang Muslim, saya berharap orang-orang memahami tradisi saya tanpa perlu menghakimi. Begitu pula sebaliknya, saya berusaha untuk menghormati praktik ibadah dan pandangan dari saudara-saudara Muslim lainnya, meskipun berbeda.


Islam Itu Rahmat untuk Semua

Rasulullah SAW diutus untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. Hal ini tercermin dalam firman Allah:

“Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.”
(QS. Al-Anbiya: 107)

Sebagai umat Islam, kita diajarkan untuk berbuat baik kepada siapa saja, tanpa memandang suku, agama, atau keyakinan. Kita bisa bergaul dengan baik kepada siapa saja, baik itu:

  • Sesama Muslim, tanpa memandang golongan (Sunni, Syiah, atau lainnya).
  • Non-Muslim, seperti Yahudi, Nasrani, Majusi, bahkan mereka yang tidak beragama sekalipun.

Islam adalah agama yang mengajarkan kasih sayang, toleransi, dan saling menghormati. Maka, alangkah baiknya jika kita sebagai Muslim dapat menunjukkan sikap tersebut dalam kehidupan sehari-hari.


Menghindari Konflik dalam Perbedaan

Ketika kita berinteraksi dengan saudara Muslim yang berbeda pandangan, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga keharmonisan:

  1. Hindari Diskusi yang Tidak Perlu
    Jangan memaksakan pandangan kita kepada orang lain, apalagi jika berpotensi menimbulkan perdebatan atau konflik. Fokuslah pada hal-hal yang mempererat hubungan, bukan yang memecah belah.
  2. Pahami Batasan Diri
    Jika ada hal yang tidak kita pahami tentang tradisi atau pandangan orang lain, lebih baik tanyakan dengan sikap terbuka daripada langsung menghakimi.
  3. Utamakan Kesamaan, Bukan Perbedaan
    Sebagai Muslim, kita memiliki banyak kesamaan, seperti rukun iman, rukun Islam, dan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Fokus pada hal-hal ini akan membantu kita menjaga persaudaraan.

Penutup

Menghindari penggunaan istilah “Wahabi” untuk menyebut kelompok tertentu adalah langkah kecil yang bisa membantu menjaga kerukunan dalam komunitas Muslim. Mari kita jadikan Islam sebagai rahmat untuk semua, dengan menunjukkan sikap toleransi, menghormati perbedaan, dan memfokuskan diri pada kesamaan yang kita miliki.

Perbedaan adalah bagian dari kehendak Allah SWT, dan tugas kita adalah menjadikannya sarana untuk saling mengenal, memahami, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Semoga kita semua dapat menjadi Muslim yang mencerminkan rahmat Islam kepada siapa saja.

Mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan. Minal aidin wal faizin. 😊🙏

Jangan Panggil Mereka dengan Wahabi




Puasa dalam Islam termasuk salah satu ibadah yang dianjurkan. Bahkan sudah menjadi syariat oleh umat-umat sebelum umah Nabi Muhammad SAW. Selain puasa wajib di bulan Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunah seperti puasa senin-kamis, puasa tengah bulan, puasa syawal, puasa arafah, puasa bulan muharram dll. 

Sabda nabi Muhammad shallallahu Alaihi Wasallam : "Puasa terbaik setelah ramadhan yaitu puasa pada bulan Muharram" HSR Muslim (no. 1163).

Nah... berikut ini ada beberapa hari yang berurutan dimana kita bisa puasa sunnah di bulan muharram mulai kamis ini 27 Agustus kita mulai pekan puasa.

1️⃣- Kamis, 8 Muharram / 27 Agustus :
_Puasa sunnah kamis_

2️⃣- Jumat, 9 Muharram / 28 Agustus :
_Puasa sunnah sebelum Asyura' (Tasu'a)_ HSR Muslim (no. 1134).

3️⃣- Sabtu, 10 Muharram / 29 Agustus :
_Puasa Asyura'_ HSR al-Bukhari (no. 1900) dan Muslim (1130)

4️⃣- Senin, 12 Muharram / 31 Agustus :
_Puasa sunnah Senin_

5️⃣- Selasa, 13 Muharram / 1 September :
_Puasa Ayyamul bidh_

6️⃣- Rabu, 14 Muharram / 2 September :
_Puasa Ayyamul bidh_

7️⃣- Kamis, 15 Muharram / 3 September :
_Puasa Ayyamul bidh_

🌹🌹🌹🌹

7 hari berharga, ayo kita amalkan pekan puasa ini.

Kalau ga bisa puasa, bisa bantu share, insyaAllah nanti kalau ada yang puasa karena diingatkan, maka pahalanya ngalir ke yang mengingatkan.

Ternyata Ada Puasa Seminggu Yang Sangat Dianjurkan, Ini Contohnya!



Surat Yasin barangkali menjadi salah satu surat dalam al-Qur’an yang paling sering dibaca, bahkan dihafal oleh mayoritas umat muslim. Karena surat ini lazim diamalkan pada tiap-tiap malam Jum’at atau ketika pada acara tahlilan dan acara-acara lainnya. Namun, tahukah kita, apa kandungan sebenarnya dari surat Yasin tersebut, sehingga nabi menganjurkan kita untuk sering membacanya? Bahkan dikatakan surat Yasin itu ibarat jantungnya al-Qur’an.
Melalui kitab tafsir surat Yasin karya Syaikh Hamami Zadah inilah kita akan menggali khazanah surat Yasin yang luar biasa. Kitab ini memang sederhana tapi sebenarnya mengandung pelajaran aqidah dan kesufian yang cukup mendalam.

Kitab ini adalah kitab Fikih yang sangat masyhur, terutama di kalangan pesantren, karena kitab ini menjadi salah satu referensi pembelajaran di pesantren-pesantren. Kitab yang ringkas namun padat ini adalah karya Syaikh al-Imam al-Alim al-Allamah Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad bin Qasim Asy-Syafi’i. Kitab ini memuat berbagai persoalan fikih terkait banyak hal. Berikut garis besar isinya membahas: Hukum-hukum bersuci, hukum-hukum shalat, hukum-hukum zakat, hukum puasa, hukum haji, hukum jual beli dan berbagai transaksi lainnya.
Hukum-hukum pembagian waris dan wasiat, Perkawinan dan segala sesuatu yang berhubungan dengannya, hukum-hukum jinayat, berbagai macam hukum Had {hukuman}, Hukum-hukum Jihad, hukum-hukum buruan sembelihan dan makanan, hukum sumpah dan nadzar, hukum peradilan dan persaksian, dan hukum-hukum memerdekaan budak.

Kitab ini banyak dikaji dan dipelajari di berbagai pondok pesantren di nusantara. Kitab ini merupakan salah satu kitab rujukan di bidang fikih. Pembahasan fikih dalam kitab ini cukup lengkap dan mendetail. Berikut adalah rincian garis besarnya:  shalat, wudhu, sujud sahwi, azan dan iqamah, shalat-shalat sunnah, shalat berjamaah, shalat jumat, shalat jenazah, zakat, puasa, iktikaf, haji dan umrah, bab jual beli, bab wakalah dan qiradh, bab ijarah (sewa-menyewa), ariyah (pinjam-meminjam), bab hibah, wakaf, ikrar (pengakuan), wasiat, dan bab faraidh.bab nikah, bab jihad, bab peradilan, bab dakwaan (tuduhan) dan bayinah (alat bukti), dan bab memerdekakan budak.

Kitab ini mengajak memperkuat iman dan keyakinan, dan menjelaskan cara keduanya itu menjadi kuat. Dengan keyakinan yang kuat, hal-hal ukhrawi yang tidak nampak seolah-olah kelihatan, sehingga selalu melihat diri kita - diakhirat menghadap Allah - yang disertai rasa takut (khauf) dan berharap (roja'), juga menjelaskan bagaimana berhubungan dengan Allah maupun kepada sesama manusia. Kita akan selalu mencintai Allah dan menjadikan semua hidup kita untuk mengabdi kepada-Nya, menjalankan hal-hal yang baik, dan meninggalkan hal-hal yang buruk.

Secara etimologi al-mawaidh al-’usfuriyah mempunyai arti nasihat-nasihat ringan. Kitab Kuning Pesantren Ushfuriyah yang tidak terlalu tebal ini merupakan karya dari Syech Muhammad bin Abu Bakar Al-’Ushfury, di dalamnya kitab ini berisi 40 hadits Nabi yang patut kita dijadikan pegangan hidup dan tuntunan bagi kita semua sebagai umat Islam. Untuk menguatkan pemahaman terhadap hadits yang disampaikan dalam kitab ini, maka pengarang selalu menyertakan hikayat atau cerita nyata pada setiap haditsnya, penyertaan hikayat tersebut tentunya yang berhubungan dengan hadits tersebut. Ada kalanya hikayat dalam Kitab Kuning Pesantren Ushfuriyah Terjemah Ma'na Petuk itu bersumber dari hadits nabi, ada pula yang bersumber dari atsar (perkataan para sahabat).

Kitab Kuning Pesantren Fathul Izar ini membahas tentang rahasia-rahasia dan faidah penting yang berkenaan dengan nikah, memuat beberapa faidah penting tentang perkawinan. Meliputi tentang hubungan seks suami istri (bersenggama), rahasia di balik waktu-waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seks suami istri, tata cara melakukan hubungan seks suami istri yang baik dan benar yang sesuai dengan syariat islam, serta membahas rahasia-rahasia dan keunikan tersendiri tentang penciptaan seorang gadis. Pada bagian akhir buku ini juga terdapat nasehat-nasehat kepada para pengantin baru.
Kitab Kuning Pesantren Fathul Izar ini adalah kitab yang bisa kita dijadikan referensi bagi kaum muslimin, khususnya untuk pemuda yang akan melangkan ke jenjang permenikahan agar lebih mengerti dan faham didalam menghadapi permasalahan-permasalahan penting tentang perempuan dan permasalahan seks menurut tinjauan agama Islam.

Kitab “Bidayatul Hidayah” karya ulama besar Abu Hamid Muhammad al-Ghazali ini banyak disebut-sebut sebagai Mukadimah Ihya Ulumuddin, karya masterpiece beliau yang sangat monumental itu.
Kitab ini membahas proses awal seorang hamba mendapatkan hidayah dari Allah Ta’ala, dimana sang hamba sangat membutuhkan pertolongan dan bimbingan dari-Nya. Juga menjelaskan seputar halangan maupun rintangan yang tersebar di sekitarnya, yaitu ketika sang hamba berusaha untuk mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta, melalui tata cara dan adab yang benar.
Kitab ini secara garis besar berisi tiga bagian. Yakni, Bagian tentang adab-adab ketaatan, bagian tentang meninggalkan maksiat, dan bagian tentang bergaul dengan manusia, Sang Maha Pencipta, dan sesama makhluk. Menurut al-Ghazali, jika hati kita condong dan ingin mengamalkan apa-apa yang ada di buku ini, maka berarti kita termasuk seorang hamba yang disinari oleh Allah dengan cahaya iman di dalam hati.

Menurut Sayyid Bakri Al-Makki, Dalam Kitab Kifayatul Atqiya Wa Minhajul Ashfiya: "Ada tiga ilmu yang harus dipelajari dan hukumnya "Fardhu 'Ain", yaitu: 1. Ilmu yang dapat menghantarkan kepada sahnya ibadah, yaitu ilmu syari'at atau ilmu fiqih, 2. Ilmu yang dapat menghantarkan kepada sah atau validnya berkeyakinan, yaitu ilmu tauhid atau ilmu aqidah, 3. Ilmu yang dapat membersihkan atau mensucikan hati, yaitu ilmu tasawuf.

Akhlaqul lilbanin adalah sebuah kitab akhlaq kecil yang terdiri dari beberapa bab kitab ini di susun oleh Al Ustadz Umar Achmad Baraja, dengan bahasa arab yang mudah diterjemahkan baik secara inayah maupun lafdziyah, selain mudah diterjemahkan kitab ini juga mudah dicerna isinya, karena bahasanya yang sesuai dengan peruntukannya. Sebagaimana namanya, kitab ini diperuntukkan untuk anak laki-laki (lil banin).
Kitab Sulamuttaufiq yang dikarang oleh Syeikh Abdulloh Bin Husain Bin Thohir Bin Muhammad Bin Hisyam Ba’alawy Adalah Sebuah Kitab Yang Sangat Penting, Yang Isinya Menyangkut Beberapa Kewajiban Bagi Semua Muslim, Mulai Dari Bab Pertama Menerangkan: Kewajiban Bagi Orang Mukallaf. Lalu Bab Kedua: Perihal Tentang Janzah, Bab Ketiga: Tentang Jual-Beli, Bab Ke Empat: Tentang Nafkah, Iman & Ihlas, Murtad. Dan Bab Ke Lima Menerangkan Tentang Taubat.

Kitab Sulam al munajat adalah syarah atas kitab (matan) Safinah al-Shalah karya As-Sayyid 'Abdullah bin 'Umar al-Hadrami. Kitab Safinah al-Shalah berisi tuntunan praktis tentang shalat, dari sejak cara-cara bersuci sampai dengan pelaksanaan shalat, menurut mazhab Imam al-Syafi'i. Mengenai sistematika isinya, kitab matan ini terdiri atas tiga bagian yaitu, pendahuluan, isi, dan penutup. Pendahuluan berisi hamdalah dan shalawat; isi, meliputi dua bagian yaitu, akidah (makna kalimat Syahadatain), dan tuntunan shalat; sedang penutup berisi shalawat. Melihat porsi isi kitab tersebut, tepatlah dikatakan, kitab itu kitab fiqh. Karena singkatnya uraian, maka dalam buku itu tidak menunjukkan dalil-dalil, masalah-masalah, dan alternatif-alternatif yang mungkin ada di luar tuntunan shalat itu sekalipun masih dalam lingkungan mazhab Imam al-Syafi'i.
Syarah Syeikh Nawawi atas masalah – masalah aqidah dan keimanan, seperti masalah rukun iman dan berbagai macam permasalahan yang berkembang,
Sekalipun kitab ini relatif kecil, namun penting untuk kita kaji agar kita dapat menata dan meningkatkan kualitas keimanan.
Kitab ini menyajikan tentang wasiyat Rasul kepada Sayyidina Ali KRW.
Semua mu’min haruslah percaya dengan sesuatu yang ghaib. Dan barang siapa tidak percaya maka dia dikatakan tidak beriman. Sedangkan Mu’jizat Rosul dan karomah para wali itu semua termasuk hal yang ghaib. Kitab ini menerangkan tentang karomah para wali-wali Allah.
15. Mukhtashor Abi Jamroh
Kitab ini menerangkan tentang fadhilah bulan rojab sesuai keterangan dari Al Qur’an, hadits, atsar, dan kisah-kisah.
Dan juga menerangkan tentang puasa pada hari pertama, dan kiyamul-lail pada malam pertama bulan rojab. Dan juga do’a-do’a di dalam bulan rojab. Dan lain-lainnya.
Kitab ini teridiri atas empat pembahasan ditambah denga penutup. Disini akan dikemukakan setitik gambaran tentang wanita yang pada dasarnya terkait dengan pembahasan-pembahasan sebelumnya. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan nilai tambah seperti yang diharapkan, sehingga materi yang disajikan menjadi lebih luas dan sempurna. Adapun mengenai empat pembahasan tersebut adalah sebagai berikut: 1.    Hak istri atas suami, 2.  Hak suami atas istri, 3.   Keutamaan shalat di rumah bagi wanita, dan 4.  Larangan bagi laki-laki melihat wanita lain dan sebaliknya.
Qurratul ‘Uyun karya Syeikh Muhammad Al Tahami bin Madani yang ditulis sebagai uraian penjelasan bagi karya Syaikh Qasim bin Ahmad bin Musa bin Yamun. merupakan khazanah kitab kuning yang termasyhur di pesantren, sebuah panduan untuk menahkodai bahtera rumah tangga dan menuntun langkah dalam menelusuri lika-liku kehidupan seksual: mulai dari keutamaan menikah, memilih jodoh yang sesuai, adab bersetubuh dengan pasangan, posisi-posisi senggama yang paling nikmat, hingga pentingnya puncak kepuasan (orgasme) dicapai secara bersamaan oleh suami-istri.
Qurratul ‘Uyun juga membahas hal ihwal terkait walimah, waktu yang tepat untuk melangsungkan pernikahan, saat paling pas untuk bersetubuh, nasihat agar suami-istri saling menyayangi, serta tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak. Dengan kandungan yang padat dan berharga, kitab ini telah dipraktekkan para kiai, santri, dan masyarakat Islam pada umumnya berabad lamanya.
Kitab ini adalah ringkasan tentang ilmu akhlaq ad-diniyyah. Yakni, dasar-dasar ilmu yang untuk memperbaiki hati dan panca indra. Adapun hasil daripada ilmu ini adalah baiknya hati dan semua panca indra yang mengangkat derajat baik di dunia dan akhirat.
Kitab ini menerangkan tentang akhlaq dan tata karma seorang murid dalam mencari ilmu baik kepada guru dan lainnya.
Dan kitab ini dilengkapi dengan terjemah bahasa jawa oleh Ky Muhammad Zubair bin Zain.
Kitab ini menerangkan tentang pendidikan awal dibidang akhlaq yang terpuji. Bagi para pencari ilmu agama.Yang didalamnya berisi adab dalam mencari ilmu sehingga bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat.
Progam Pemula untuk membaca kitab kuning AMTSILATI adalah kitab yang berisi metode praktis untuk mempelajari Al-Qur'an dan membaca kitab kuning, yang di susun oleh KH TAUFIQUL HAKIM.
Kitab yang sangat terkenal dan diajarkan di Madrasah diniyyah awaliyah dan di Pesantren ini di sajikan dengan keterangan bahasa jawa oleh Kh Bisri Musthofa Rembang.dan di beri nama ROWIHATUL AQWAM. Kitab Ini Menerangkan Tentang Ilmu Tauhid dan lebih dikenal dengan 'Aqoid 50.
Kitab ini lazim diajarkan di Pesantren dan madrasah diniyyah Kitab ini biasa disebut dengan Nadhom 'Imrithi. kali ini kami hadirkan dengan makna gandul yang disusun oleh Kyai Muhammad Hasyim al-Padangany.
Ilmu Mantiq, sudah masyhur dikalangan pesantren dan para santri, dikarenakan ilmu ini memiliki tingkat penalaran yang cukup rumit. Dibutuhkan daya fikir yang tinggi guna menguasai disiplin ilmu yang satu ini. Terlepas dari itu semua, terdapat kitab mantiq yang masyhur diajarkan oleh para ustadz dan kiai dipesantren, yaitu IDHOHUL MUBHAM.
Kitab Syarah Mukhtashar Jiddan ‘ala Matni al-Jurumiyyah merupakan sebuah kitab dasar dalam ilmu nahwu yang merupakan sharh dari kitab matan al-jurumiyah karangan Imam al-Shanhaji atau lebih dikenal sebagai Ibnu Ajurum. Kitab ini, sebagaimana kitab matannya, merupakan kitab yang sangat populer di kalangan santri dan termasuk satu dari sekian mata pelajaran yang distandarisasikan untuk kalangan santri pemula di pesantren.
Kitab ini terdiri dari 25 bab dan dilengkapi dengan taqrizdât di bagian awal kitab. Taqridzât ini ditulis oleh salah seorang pecinta muallif yang namanya tidak disebutkan, membahas secara singkat namun menukik pada materi substansial ilmu nahwu. Selanjutnya, dalam taqridzât ini pula disinggung sekilas pertumbuhan embrional ilmu nahwu, yang diawali oleh rintisan seorang sahabat yang bernama Abu al-Aswad al-Duâly, serta hadits-hadits yang menyebut arti penting dan kedudukan ilmu nahwu.
Tuhfah Al-Athfal merupakan salah satu kitab yang didalamnya membahas tentang pelajaran ilmu tajwid dalam bentuk nadhom atau bait-bait menggunakan bahar rojaz. Kitab ini dikarang oleh seorang ulama kenamaan asal Mesir bernama Syeikh Sulaiman Bin Husain Bin Muhammad Aj-Jamjury.
Syekh Nawawi Banten memiliki nama lengkap Abu Abd al-Mu’ti Muhammad Nawawi ibn Umar al-Tanara al-Jawi al-Bantani. Ia lebih dikenal dengan sebutan Muhammad Nawawi al-Jawi al-Bantani. Dilahirkan di kampong Tanara, Serang, Banten pada tahun 1815 M/1230 H. pada tanggal 25 Syawal 1314 H/1897 M. nawawi menghembuskan nafasnya yang terakhir di usia 84 tahun. Ia dimakamkan di Ma’la dekat makam Siti Khadijah, Ummul Mukminin istri Nabi. Sebagai tokoh kebanggaan umat islam di jawa khususnya di Banten, Syeikh Nawawi telah menulis paling tidak tentang 9 bidang disiplin ilmu pengetahuan, yaitu tafsir, fiqf, ushul al-Din, Ilmu Tauhid (teologi), tasawuf (mistisme), kehidupan Nabi, tata bahasa Arab, Hadits dan akhlak (ajaran moral islam).  Salah satu dari karya beliau adalah Kitab At-Tausyih, Syarh ‘ala Fatkhu al-Qarib al-Mujib. Kitab fiqh ini merupakan komentar terhadap karya Ibn Qasim al-Ghazi.
Kitab Al Waroqot adalah kitab yang membahas tentang ilmu Usul Fiqih karya Abu Al Ma’ali Abdul Malik Imam Al Haromain. Kitab ini adalah salah satu kitab usul fiqih madzhab Syafi’I yang terbaik. Sekalipun kecil, namun padat isinya, besar manfaat dan tampak sekali barokahnya.
Kitab Waroqot Imam Haromain ini memiliki daya tarik yang luar biasa bagi sebagian ulama dan pelajar. Kitab ini hampir menjadi pegangan pokok pelajaran usul fiqih tingkat menengah di seluruh pondok pesantren. Banyak ulama yang mensyarahinya, ada yang luas, ada yang singkat dan ada pula yang berbentuk nadhom. Di antara syarah syarah Al Waroqot yang terbaik adalah syarah yang ditulis oleh Imam Jalaluddin Abdullah bin Muhammad Al Mahalli As Syafi’i, dan kitab syarah Waroqot disyarahi lagi oleh As-Syeikh Ahmad bin Muhammad Ad-Dimyathi.

Kitab Syarh At-Tahrir ‘ala Tuhfah al-Thullab, Yaitu sebuah kitab karya Syaikhul Islam Abu Yahya Zakariya al-Anshori (823-926H)

Inilah Kitab-kitab yang Sering dipakai di Pesantren Indonesia


Doa adalah amalan yang dianjurkan untuk dibaca dimanapun kita berada. Berdoa baik dilakukan setiap hari bahkan setiap saat. Berdoa dapat dimulai dari bangun tidur sampai menjelang tidur kembali di malam hari. alangkah indah dan berkahnya hidup kita jika setiap hari kita awali aktivitas kita dengan berdoa.
Inilah tujuh doa yang baik untuk mengawali aktivitas di setiap hari kita.

DOA HARI SENIN 


اَلّٰلهُمَّ صَلِّ عَلَی سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَی آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .
اَلّٰلهُمَّ اَعْطِنِيْ مَااَنْتَ اَهْلُهُ وَلاَتَفْعَلْ بِيْ مَااَنَا اَهْلُهُ فَاِنَّمَااَنَابِكَ وَلَمْ اُصِبْ خَيْرًا قَطٌّ اِلَّا مِنْكَ يَااَبْصَرَ الْاَبْصَرِيْنَ وَيَااَسْمَعَ السَّامِعِيْنَ .

ALLOOHumma 'a thinii maa anta ahluhu walaa taf'al bii maa ana ahluhu fainnamaa ana bika walam ushib khoiron qoth thun illaa minka yaa abshorol abshoriin wayaa asma'as saami'iin.

ya ALLOOH anugrahkan dari MU apa-apa yang layak untuk diriku, dan janganlah ENGKAU perlakukan diriku dengan balasan yang tidak pantas, karena diriku hanya berpegang teguh kepada MU, dan diriku ga pernah mendapatkan kebaikan kecuali dari MU,  wahai zat yang Maha Melihat dari para pelihat dan wahai zat yang Maha Mendengar dari para pendengar.

اَلّٰلهُمَّ صَلِّ عَلَی سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَی آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

salaam maaf & terima kasih untuk yang sudah membaca doa ini & mau membagikan (share) kepada yang lain...🙏🙏🙏.

DOA HARI SELASA 


اَلّٰلهُمَّ صَلِّ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
اَلّٰلهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرًا، اِجْزِهِمَابِالْاِحْسَانِ اِحْسَاناً وَبِسَّيِّءَاتِ غُفْرَانًا، اَلّٰلهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْاَحْيَاءِمِنْهُمْ وَالْاَمْوَاتِ وَتَابِعِ بَيْنَنَاوَبَيْنَهُمْ بِالْخَيْرَاتِ (في الخيرات).

ALLOOHummaghfir lii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shogiiroo, ijzihimaa bil ihsaani ihsaanan wabissayyiati ghufroonan, ALLOOHummaghfir lilmu miniina wal mu minaati al ahyaa i minhum wal amwaati wataabi' bainanaa wabainahum bil khoiroot (fil khoirooti).

ya ALLOOH...ampunilah diriku dan kedua orgtua ku dan rahmatilah mereka berdua sebagaimana mereka telah mendidik ku sewaktu aku masih kecil, balaslah segala kebaikan mereka berdua (orgtuaku) dengan kebaikan, dan balaslah kejelekan mereka berdua dengan ampunan MU, ya ALLOOH...ampunilah kaum mu miniin dan mu minaat, baik yang masih hidup ataupun yang sudah wafat, dan hubungkanlah kami kepada mereka dengan kebaikan MU.

اَلّٰلهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ
salaam maaf dan terima kasih buat yang sudah baca doa ini dan mau membagikan (share) kepada yang lain. 🙏🙏🙏

DOA HARI RABU 


اَلّٰلهُمَّ صَلِّ عَلَی سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَی آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .
اَلّٰلهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنَ المُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ وَاغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ .

ALLOOHummaj'alnii minat tawwabiina waj'alnii minal mutatohhiriin waj'alnii min 'ibaadikas shoolihiina waghfirlii warhamnii watub 'alayya innaka antattawwaburrohiim.

ya ALLOOH jadikan diriku termasuk dalam golongan orang-orang yang bertaubat serta mensucikan diri dan jadikan diriku bagian dari hamba-hamba MU yang shalih dan ampunilah diriku, dan kasihanilah aku dan terimalah taubatku karena ENGKAU  Maha Pengampun dan Penyayang.

اَلّٰلهُمَّ صَلِّ عَلَی سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَی آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

salaam maaf & terima kasih untuk yang sudah membaca doa ini & mau membagikan (share) kepada yang lain...🙏🙏🙏

DOA HARI KAMIS 


اَلّٰلهُمَّ صَلِّ عَلَی سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَی آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .
اَلّٰلهُمَّ فَكَمَا اَبْقَيْتَنِيْ لَهُ فَاَبْقِنِيْ لِاَمْثَالِهِ وَارْزُقْنِيْ خَيْرَهُ وَخَيْرَمَافِيْهِ وَخَيْرَمَابَعْدَهُ وَاصْرِفْ عَنِّيْ شَرَّهُ وَشَرَّمَافِيْهِ وَشَرَّمَابَعْدَهُ .

ALLOOHumma fakamaa abqoitanii lahu faabqinii warzuqnii khoirohu wakhoiro maa fiihi wa khoiro maa ba'dahu washrif 'annii syarrohu wasyarro maa fiihi wasyarro maa ba'dahu.

ya ALLOOH sebagaimana ENGKAU telah menghidupkanku (dihari ini) jagalah hidupku dihari-hari yang selanjutnya, dan anugrahkan kepada diriku siang dan malamnya, segala kebaikan yang ada didalamnya, dan jauhkan diriku dari keburukan-keburukan yang ada didalamnya (setelah siang dan malamnya berlalu).

اَلّٰلهُمَّ صَلِّ عَلَی سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَی آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

salaam maaf & terima kasih untuk yang sudah membaca doa ini & mau membagikan (share) kepada yang lain...🙏🙏🙏

DOA HARI JUM'AT 


اَلّٰلهُمَّ صَلِّ عَلَی سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَی آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .
اَلّٰلهُمَّ ثَبِّتْنِيْ عَلَی دِيْنِكَ مَااَحْيَيْتَنِيْ وَلاَتُزِغْ قَلْبِيْ بَعْدَ اِذْهَدَيْتَنِيْ وَهَبْلِيْ مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ .

ALLOOHumma tsabbitnii 'alaa diinika maa ahyaytanii walaa tuzigh qolbii ba'da idzhadaytanii wahablii min ladunka rohmatan innaka antal wahhab.

ya ALLOOH tetapkanlah diriku kepada agama MU,  selama ENGKAU menghidupkan ku, dan jangan ENGKAU sesatkan hatiku setelah ENGKAU anugrahkan petunjuk MU, dan limpahkan rahmat MU atas diriku, sesungguhnya ENGKAU Maha Pemberi.

 اَلّٰلهُمَّ صَلِّ عَلَی سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَی آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

salaam maaf & terima kasih untuk yang sudah membaca doa ini & mau membagikan (share) kepada yang lain...🙏🙏🙏

DOA HARI SABTU

اَلّٰلهُمَّ صَلِّ عَلَی سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَی آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .
اَلّٰلهُمَّ انْتَ الْوَاحِدُبِلاَشَرِيكٍ وَالْمَلِكُ بِلاَ تَمْلِيْكٍ لاَتُضَادُّ فِيْ حُكْمِكَ وَلاَتُنَازَعُ فِيْ مُلْكِكَ اَسْاَلُكَ اَنْ تُوْزِعَنِيْ مِنْ شُكْرِ نُعْمَاكَ مَاتَبْلُغُ بِيْ غَايَةَ رِضَاكَ وَاَنْ تُعِيْنَنِيْ عَلَی طَاعَتِكَ وَلُزُوْمِ عِبَادَتِكَ وَاسْتِحْقَاقِ مَثُوْبَتِكَ بِلُطْفِ عِنَايَتِكَ وَتَرْحَمَنِيْ بِصَدِّيْ عَنْ مَعَاصِيْكَ مَااَحْيَيْتَنِيْ .

ALLOOHumma antal wahidu bilaa syariikin wal maliku bilaa tamliikin laa tudhzooddu fii hukmika walaa tunaaza'u  fii mulkika as aluka antuuzi'anii min syukri nu'maaka maa tabluggu bii ghooyata ridhzooka wa an tu'iinanii 'alaa thoo'atika waluzuumi 'ibaadatika was tihqooqi matsuubatika biluthfi 'inaayatika watarhamanii bishoddii 'an ma'aashika maa ahyaytanii.

ya ALLOOH ... ENGKAU ESA yang tak bersekutu dengan segala sesuatu tanpa ada yang memberi, hukum-hukum MU tak terbantahkan dan kerajaan MU tak tersaingi , diriku bermohon kepada MU, untuk bantu diriku dalam mensyukuri ni'mat karunia MU, sehingga ENGKAU ridho kepada ku, bantulah diriku untuk tetap menaati MU, dan senantiasa beribadah kepada MU, dan meraih pahala MU, dan rahmatilah diriku agar mampu mencegah bermaksiat kepada MU.

اَلّٰلهُمَّ صَلِّ عَلَی سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَی آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

salaam maaf & terima kasih untuk yang sudah membaca doa ini & mau membagikan (share) kepada yang lain...🙏🙏🙏

DOA HARI AHAD 


اَلّٰلهُمَّ صَلِّ عَلَی سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَی آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .
اَلّٰلهُمَّ مَنْ تَعَبَّاَوَتَهَيَّاَ وَاَعِدَّ وَاسْتَعَدَّ لِوِفَادَةٍ اِلَی مَخْلُوْقٍ رَجَاءَ رِفْدِهِ وَطَلَبَ نَاءِلِهِ وَجَاءِزَتِهِ فَاِلَيْكَ يَارَبِّ تَعْبِيَتِيْ وَاسْتِعْدَادِ ي رَجَاءَ عَفْوِكَ وَطَلَبَ نَاءِلِكَ وَجَاءِزَتِكَ فَلاَتُخَيِّبْ دُعَاءِيْ .

ALLOOHumma man ta'abba a watahayya a wa a'adda was ta'adda liwifaadatin ilaa makhluuqin rojaa a rifdihi watholaba naailihi wajaaizatihi failaika yaa ROBBI ta'biyatii was ti'daadii rojaa a 'afwika watholaba naailika wajaaizatika falaa tukhoyyib du'aa i.

ya ALLOOH ketika seseorang rela mengorbankan (waktu dan hargadirinya) serta menyiapkan sesuatu untuk menjumpai sesamanya demi mengharap pemberian dan hadiah, maka kini diriku rela mengorbankan waktu dan hargadiriku untuk menjumpai MU demi mengharapkan ampunan MU, maka jangan ENGKAU sia-siakan doaku.

اَلّٰلهُمَّ صَلِّ عَلَی سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَی آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

salaam maaf & terima kasih untuk yang sudah membaca doa ini & mau membagikan (share) kepada yang lain...🙏🙏🙏

Inilah 7 Doa yang Bagus untuk Diamalkan 7 Hari Seminggu







Dahulu..
ada seorang lelaki yang beribadah selama 60 tahun lamanya..
lalu ia terfitnah oleh seorang wanita..
dan berzina dengannya selama enam hari..
lalu ia sadar dan bertaubat..
ia pun pergi meninggalkan tempat ibadahnya..
lalu ia singgah di sebuah masjid..
dan tinggal di sana selama tiga hari tak ada makanan..

Suatu ketika, ada orang yang memberinya roti..
ketika ia hendak memakannya..
ia melihat dua orang yang amat membutuhkan..
ia pun memotong roti..
dan memberikannya kepada keduanya..
sementara ia tak makan..

Maka Allah memerintahkan malaikat untuk menimbang..
antara amalannya selama 60 tahun dan zinanya selama 6 hari..
ternyata lebih berat zina selama 6 hari..

Lalu Allah memerintahkan menimbang zinanya 6 hari dengan dua potong roti..
ternyata lebih berat dua potong roti
diriwayatkan oleh Nadlr bin Syumail dari perkataan ibnu Mas'ud..
dan ibnu Abu Nuaim meriwayatkan juga kisah yang sama dari Abu Musa Al Asy'ari dengan sanad yang shahih..

Lihatlah..
ibadah 60 puluh tahun dikalahkan oleh zina 6 hari..
tidakkah menjadi takut hati kita untuk berbuat maksiat..

Lihat juga..
ternyata berinfak di saat kita butuh..
melebihi ibadah selama 60 tahun..

Namun..
itu tak mudah..
karena jiwa amat mencintai harta..
kecuali orang yang Allah berikan kekuatan padanya..

                                                                           🌐 Sumber : SalamDakwahCom


Kisah Sepotong Roti yang sangat menginspirasi